Isu Demo Besar Besaran Jelang Putusan MK Dinilai Terlalu Mengada ada.
Jakarta, Info Breaking News - Gertak sambal doang atau its true kabar mau demo besar besaran, membuat pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak yakin massa aksi kawal sidang putusan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi mencapai 21 hingga 22 juta orang.
“Mana mungkin, logika berfikirnya aja sudah enggak sampai. Yang mengumpulkan orang segitu banyaknya. Masyarakat Jakarta berapa jumlahnya?” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/6).
Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini tidak habis pikir jika betul 21 atau 22 juta orang datang tumpah ruah ke Jakarta.
“Kita enggak bisa berdiri semua ntar. Kita berfikir logis,” ujarnya.
Polri, tegas Dedi, sudah memberikan kebijakan masyarakat tidak diperkenankan menggelar aksi di depan gedung Mahkamah Konstitusi. Hal ini diambil lantaran Polri tidak mau lagi kejadian rusuh pada 21 dan 22 Mei terulang.
“Artinya Polri imbau untuk tidak melakukan mobilisasi massa ke MK. MK area steril, tidak boleh ada kegiatan menyampaikan aspirasi di ruang publik, depan MK, enggak boleh,” pungkasnya.
Untuk itu, Polri telah memberikan solusi jika massa ingin tetap menggelar aksi diperkenankan di bundaran patung kuda atau di depan gedung Indosat.
“Polri dan TNI harus menjamin kegiatan sidang di MK berjalan aman,” demikian Dedi.
Sebelumnya beredar seruan aksi massa akan berkumpul dalam ‘Aksi Akbar Super Damai Atraksi Islam dan Nasionalis’, diikuti 12-21 juta orang dari seluruh provinsi di Indonesia pada 26-28 Juni mendatang.
Tapi terlalu banyak anak bangsa selalu mendoakan kedamaian pada negeri tercinta yang sangat kaya ini, karena betapapun terlalu banyak orang jahat yang iri dan selalu hobby bikin gaduh didalam negeri, agar anak bangsa tidak maju maju, dan pembangunan menjadi tersendat sendat, bahkan rakyat terkecil pun seperti tukang Ojek menjadi susah mencari duit karena keadaan rusuh dan banyaknya jalan yang tertutup. *** Candra Wibawanti.
from Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life http://bit.ly/2Y3m93a
0 Response to "Isu Demo Besar Besaran Jelang Putusan MK Dinilai Terlalu Mengada ada."
Post a Comment