IMAM MAHDI AL-MUNTAZAR (7) RUMAHNYA DI UJUNG SUNGAI YANG PINTUNYA SETINGGI BATU.
Pencarian kita jadi semakin rumit. Semakin berkelok-kelok. Di manakah Bocah Angun (Muhamad) sebenarnya berada? TENTANG GERHANA BULAN 1978 Sebelum itu, saya mahu memberitahu anda sesuatu. Jangan terkejut kalau ia ada kesamaan. Muhamad pernah memberitahu saya hampir 2 bulan yang lepas (awal bulan April 2013) tentang kelahirannya. “Saya mau cerita kalo cuma sama abah dan orang di sekitar abah, mulai dari kelahiran saya pada dini hari selepas gerhana bulan total di tahun 1978….” Ini pengakuan Muhamad yang boleh didapati dalam post saya sebelum ini, MISTERI MASA & HARI KELAHIRANNYA (1) Adakah Ia Ada Kaitan Dengan Muhamad yang saya ketengahkan? Kemudian, ada seorang pembaca blog saya dari Indonesia (Mel namanya, 40T, dari Bogor) menulis komen dan sekaligus menghantar sebuah puisi Sunda kepada saya. Rujuk post terbaru saya, IMAM MAHDI AL-MUNTAZAR (3) dalam DIA GEMBALAKAN RANTING DAUN KERING & SISA POTONGAN POHON. Demikian bunyinya. Saya hanya copypastekan rangkap pertama sahaja. Baki 3 rangkap lagi, silakan anda baca sendiri pada post tersebut. “Abah, ada sebuah puisi Sunda yang berjudul tujuh raja samagama. Puisi itu sangat kuno, tidak diketahui lagi siapa pengarangnya. Isinya tentang sifat-sifat tujuh orang pemimpin di Indonesia. Dari raja pertama sampai keenam isinya tepat sekali. Tentang raja ketujuh, saya kutipkan: Datanglah raja ketujuh Gerhana pamit pergi menyingkir Bulan menyinarkan cahaya Matahari gembira menari-nari Tahta purba memunculkan wajahnya Muhamad yang membaca komen Mel itu serta bait-bait puisinya segera menghubungi saya selepas itu. Sila baca luahan hati Muhamad. “Aku sudah baca bah, aku baca puisi kuno yang ditulis mel, jadi mengingatkan kelahiranku, gerhana bulan total dini hari. Ibuku juga dulu selalu bilang kamu lahir itu mandi darah, ibu melahirkan kamu mengalami pendarahan berat, pendarahan ibu jadi satu timba, kamu lahir mandi darah”. KESIMPULAN (1) DARI SAYA Demikian cerita kelahiran Bocah Angon (maksudnya si Muhamad) yang disokong pula oleh Mel dari Bogor. Saya melihat kedua-duanya mempunyai hati yang jernih & putih bersih. Muhamad itu sangat tawaduk manakala Mel itu pula pencari Imam Mahdi seperti saya. PERBEZAAN ANTARA MEREKA Saya juga suka memberitahu anda bahawa Muhamad ini bukanlah pemuda seperti dalam post paling popular saya, ADAKAH PEMUDA INI BAKAL IMAM MAHDI? Maknanya, cerita pemuda itu dan cerita Muhamad (ADAKAH MUHAMAD INI BAKAL IMAM MAHDI?) adalah 2 cerita yang berbeza. Kedua-duanya adalah orang yang berbeza. Pemuda itu baru 25T sedangkan Muhamad ini sudah 35T. Saya tidak kenal pemuda itu dan tidak pernah melihat wajahnya, sedangkan pada Muhamad adalah sebaliknya. Saya tidak pernah interaksi sedikitpun dengan pemuda itu, tetapi dengan Muhamad hampir setiap hari. KESIMPULAN (2) DARI SAYA Saya mengenal Muhamad itu dari mimpi-mimpinya. Yang memberi mimpi-mimpi hebat itu adalah Allah Rabbul Jalil Yang Maha Hebat. Kalau bukan kerana mimpi itu, tidak mungkin saya mencari-cari siapa pemiliknya. Tuhan seperti mengerakkan saya mencari Muhamad. Tuhan juga mengerakkan Muhamad menghubungi saya. Dan tuhan juga mengerakkan Mel menyertai kami. MIMPI ITU ADALAH CAHAYA Bersabda Rasulullah SAW, mimpi yang benar itu adalah 1/46 dari kenabian. Dan mimpi-mimpi Muhamad itu sangat hebat dan mengkagumkan. Saya hanya dapat mencoret beberapa sahaja (termasuk dua sebelum ini) sedangkan yang lain hanya rahsia saya dan Muhamad sahaja. Muhamad memberitahu saya kenapa tafsiran abah tak sama dengan sebahagian ustaz di Indonesia. Saya menjawab mudah sahaja. Abah melihat mimpimu dari sudut pandangan batin, dari pandangan sufi, sedangkan mereka melihatmu dari tua-mudanya manusia & alim-tidaknya manusia. Mereka berjubah dan berserban, sedangkan kamu berbaju T-Shirt sahaja SAMA SEPERTI KISAH TALUT & JALUT Kisah ini lebih kurang sama seperti kisah Bani Israel selepas kematian Nabi Musa. Masa itu, Nabi Bani Israel ialah Nabi Daniel. Saat Bani Israel mengharapkan kemunculan seorang pemimpin untuk menentang orang-orang Filistin, maka Tuhan melantik Talut (seorang petani) menjadi ketua mereka. Bani Israel tak setuju. Mana mungkin seorang petani menjadi ketua kami? Demikianlah perangai orang-orang yang melihat sesuatu secara fizikal. Kisah selanjutnya, Talut menang mengatasi Jalut. SEKARANG INI CIRI KEEMPAT (4) Kisah Muhamad ini telah berjaya saya panjangkan menurut urutan tajuk dalam Uga Wangsit Siliwangi. Tiga kisah sudah saya bentangkan. Sekarang ini yang keempat dengan kisahnya RUMAHNYA DI UJUNG SUNGAI YANG PINTUNYA SETINGGI BATU. RAMALAN SILIWANGI ATAU JAYABAYA Mari kita dengar kata-kata Bocah Angon (Si Muhamad) tentang ramalan Siliwangi atau Jayabaya yang berlaku pada dirinya. tentang ramalan siliwangi atau jayabaya, saya takut mengartikannya, karena rentetan ramalan itu saya alami, tapi tidak akan dipahami org lain yg tidak berserah, bahkan saudara saya sendiri belum tentu memahami, saya tidak menyampaikan pengalaman hidup saya dan pemahaman saya kepada saudara kandung saya karena takut saudara kandung saya akan menafikan, bisa kualat kalo kata orang jawa, sedangkan dia saudara kandung saya yang saya sayangi. INI CERITA KETURUNANNYA. Pada awal perkenalan kami, dia menceritakan tentang susur-galur keturunannya seperti berikut. keturunan saya tidak tahu pasti, cuma cerita ibu saya dan perkiraan orang, ibu saya sering bilang , kamu ada keturunan paku bumi, ada keturunan badui (maksudnya Arab), kakek buyut kamu arab menikah dengan perempuan dari kerajaan mataram,kamu disapih kakekmu abdul syakur 3 kali tidak bisa. Cuma cerita2. RUMAHNYA DEKAT TEPI SUNGAI Ini cerita tentang rumah datuknya pada masa ia kecil. Yang bermaksud dekat tepi sungai atau kuala sungai. maaf salah abah, ayah dari ibu saya maksudnya, kakek saya abdul syakur yang petani ikan, dan punya tambak dekat XXXXX XXXXX. semoga saya salah (kaki lembu bisa berarti lumpur). Atau (kaki lembu bisa berarti daerah delta yg berasal dari timbunan lumpur). semoga saya salah mengartikan. Dekat ujung sungai (juga bisa berarti laut atau pesisir).semoga saya salah juga mengartikan. HURAIAN TAUFIK SUHENDAR DALAM UWS Dalam Uga Wangsit Siliwangi disebutkan “lalu mereka mencari anak gembala, yang rumahnya di ujung sungai yang pintunya setinggi batu”. Kata di ujung sungai menunjukkan bahwa rumah Bocah Angon letaknya berada dekat dengan hulu sungai. Siliwangi tidak memberikan gambaran berapa jarak antara rumah dengan sungai tersebut. Bisa jadi hanya beberapa meter dari sungai, tetapi bisa jadi puluhan meter dari sungai. KATA-KATA MUHAMAD Kata-kata Muhamad menerangkan tentang tempat tinggal masa kecilnya. Rumah tersebut adalah rumah kakeknya di ujung sungai. Bentuk rumah belanda, ada dua pilar di serambi rumah, disebelah rumah ada sebuah kamar yang ada jendela besar, atapnya tinggi, gentengnya mungkin bersap sap. Tapi saya khawatir juga itu penafsiran rumah merpati di tambahi kata susun tiga oleh yang fanatik bocah angon itu dari orang keturunan orang politik yang kaya. SELANJUTNYA KATA TAUFIK SUHENDAR Kemudian untuk kata pintunya setinggi batu masih perlu dipertanyakan, apakah atap rumahnya terbuat dari batu? dan juga apakah pintu rumahnya juga terbuat dari batu? kok seperti rumah nenek moyang kita dulu. Bisa jadi demikian tetapi mungkin juga tidak demikian. Kalimat tersebut bisa dipahami bahwa rumah Bocah Angon tidak hanya 1 lantai, namun bertingkat rumahnya. Hal ini diperkuat dengan ungkapan Joyoboyo dalam bait 161 yaitu “berumah seperti Raden Gatotkaca, berupa rumah merpati susun tiga“. Dari ungkapan Joyoboyo menunjukkan ada 3 lantai rumah dari Bocah Angon. Tentunya bukan rumah biasa, bisa jadi rumah tingkat ekonomi menengah atau memang Bocah Angon dari keluarga kaya? belum bisa dipastikan. Kalau begitu, apakah ini maksudnya dari rumah itu? Saya tidak melihat rumah kakeknya (Abdul Syakur) sebagai rumah yang dimaksudkan. Sebab rumah berbentok Belanda itu hanya 1 tingkat (lantai) sahaja. Mungkin rumah yang dimaksudkan itu adalah rumah keduanya setelah berpindah dari rumah kakeknya. Ada tiga rahsia besar di rumah ini. [1] Rumah ini juga terletak di ujung sungai (daerah dekat laut), berhampiran rumah kakeknya sebelum ini.( di jawa timur) [2] Pintu rumah kedua ini setinggi batu (tembok), tidak ada terasnya. [3] Di sinilah Muhammad pernah bermimpi berjumpa Rasululloh SAW (pada tahun 1991) Mari kita tengok penerangan Muhamad tentang rumahnya dalam perjalanan bocah Angonnya. Saya lahir memang di XXXXX, kemudian saya pindah ke XXXXXX dirumah dinas perikanan tempat bapak saya bekerja. rumah dinas itu berbentuk garasi mobil (dijadikan rumah dinas dengan disekat2, yang mempunyai pintu hampir setinggi tembok dan tidak berteras). di rumah itulah saya bermimpi (berjumpa rosululloh SAW) seperti yang telah saya ceritakan. di depan kantor dinas perikanan adalah kabupaten , tempat rumah bupati juga, di sebelah depan kabupaten ada pohon beringin yang roboh. MUHAMAD MEMBERITAHU SAYA Muhamad baru sahaja menghubungi saya bahawa persoalan Bocah Angon itu sendiri sangat hangat di Indonesia. Kononnya Jokowi (nama sebenar Joko Widodo) itu dipercayai sebagai Bocah Angon yang akan menjadi pemenang Pemilu 2014. Saya pun sangat faham maksudnya. Konon-kononnya dialah yang akan menjadi Ratu Adil (Imam Mahdi) nanti. Saya tersenyum sahaja. No komen. Tetapi sebagai peringatan untuk diri saya sendiri, Imam Mahdi itu akan keluar dalam lingkungan umur 30 – 40 tahun, sedangkan Jokowi itu sudah setua saya, 52T DUA PERBEZAAN YANG BESAR Imam Mahdi Al-Muntazar itu dilantik oleh Tuhan Rabbul Jalil untuk semesta alam. Maksudnya, dia adalah (Insyaallah) Bocah Angon dalam Uga Wangsit dan akan keluar sebagai Ratu Adil (Imam Mahdi). Sedangkan Jokowi itu (kalau benar-benar terpilih) akan memimpin Negara Indonesia Raya. Bagi saya, dia bukan Bocah Angon, tetapi Satrio Peningit yang berperanan sebagai Pemuda Bani Tamin (PBT). Jawatan-jawatan tersebut sangat berbeza. Wallahu ahlam. Al-Mahdi akan bermandi darah (melalui peperangan) untuk mencapai kemenangan, sedangkan Jokowi melalui undian untuk memimpin Negara. RUMAH MUHAMAD ITU SENDIRI Saya suka juga menerangkan kepada anda bahawa rumah Muhamad (masih sewa, ini rumah ke 4 yang pernah ditempati muhammad) itu sendiri berupa ruko (rumah toko berpintu kaca tapi satu lantai) tetapi berjajar 4 ruko, muhamad sewa salah satu ruko, di hadapannya ada rimbunan rumput ilalang dan bongkaran bangunan. Wallahu ahlam. Di rumah terakhir inilah, Muhamad bermimpi berjumpa bapa Syeikh Abdul Qadir Jailani dan dipakaikan jubah dan serban biru.
MASA AKHIR JAMAN SUDAH TIBA, IMAM MAHDI SUDAH SANGAT DEKAT BISA JADI MUNCUL 2016, DAJJAL DAN NABI ISA MUNCUL TAHUN 2022
MASA AKHIR JAMAN SUDAH TIBA, IMAM MAHDI SUDAH SANGAT DEKAT BISA JADI MUNCUL 2016, DAJJAL DAN NABI ISA MUNCUL TAHUN 2022
0 Response to "IMAM MAHDI AL-MUNTAZAR (7) RUMAHNYA DI UJUNG SUNGAI YANG PINTUNYA SETINGGI BATU."
Post a Comment